Sunday, March 8, 2020

Rasanya Entah

Menulis adalah sebuah kegiatan yang mengasah ketrampilan tangan, otak dan hati untuk sinkron dalam sekali kerja. Kegiatan ini juga sangat menarik bagi mereka yang suka menuangkan rasa dengan pena, atau bait kata di sosial media. Bahkan dengan menulis, bisa.menjadi sumber dana untuk keluarga. Karena dari tulisan-tulisan itu menghasilkan mega karya yang indah.

Dulu, rasanya seneng banget bisa menulis dengan lancar tanpa jeda. Ide terus mengalir deras, dan emosi tersalurkan dengan cadas. Namun seiring berjaannya waktu, entah aku yang malas atau bagaimana. Kegiatan menulis seolah beban. Rasanya disuruh gendong beban berat, menaiki gunung dengan jalan yang terjal dan licin. Lebay yaaah... Memang... 😅

Rasanya ingin sekali mendapatkan mood booster yang wow, supaya semangat menulis ini kembali terpacu. Merasa bersalah deh, jarang menghasilkan karya, bahkan alpa. Duh, kasihan deh aku.

Kalo ingat jaman rajin nulis, sekali duduk bisa menghasilkan satu cerpen dan beberapa puisi. Sekarang kok baru satu pragraf, hapus, salah, gak jadi. Entahlah. 

Rasanya seperti seorang yang melakukan salah besar dan harus bertaubat. Bertaubat pun harus menjemput hidayahnya itu. Nih kudi menjemput hidayah semangat menulisnya. 

Padahal juga sudah berusaha ikut komunitas yang ada menulisnya. Paling tidak menulis review dari sebuah buku lah yaaa.... Belum yang kelas menulis sehari harus satu cerpen dan sejenisnya.

Dengan tulisan sedikit ini, entah ungkapan rasa atau kelesalan saja, bisa menjadi sebab semangat lagi untuk menulis. Oh iyaa, dan perlu diketahui yaa, tulisan-tulisanku itu kebanyakan lahir dari hati, kalo enak dibaca, kalau nggak rasanya cuma asal nulis aja 😅 dasar.

Atau, bagaimana pendapat anda membaca tulisan saya ini? Ruwet yaa? Emang, nih juga nulis sambil pikiran ruwet alias bundet 😅 semoga lekas menjemput hidayah dengan benar.